Menggunakan granit atau marmer dengan pola urat (veins) yang berani. Kombinasi dua warna kontras (seperti hitam dan putih atau abu-abu dan krem) sering digunakan untuk menciptakan pola catur modern atau pola bintang yang ikonik.
- Granit (Marble Look): Niro Granite, Roman Granit
- Lantai Parket/Kayu: Taco Vinyl Flooring, Taco SPC
Menambahkan garis pembatas menggunakan material yang berbeda, seperti sisipan logam kuningan (brass) di antara celah granit atau kayu untuk memberikan sentuhan glamor khas 1920-an.
- HPL untuk Detail: Taco HPL
Dinding dibuat lebih tenang dengan warna-warna solid agar fokus pandangan tetap berada pada kemegahan lantai. Plafon sering kali mengikuti pola lantai di bawahnya.
- Cat Dinding: Jotun Majestic True Beauty Matt
Pemilihan furnitur dengan kaki-kaki ramping (slender legs) sangat disarankan agar keindahan pola lantai klasik di bawahnya tetap terekspos dan tidak tertutup massa furnitur yang berat.
- Upholstery: Ateja
Pola lantai klasik yang rumit menuntut kerataan lantai beton yang absolut. Sedikit saja kemiringan akan membuat pola herringbone atau inlay terlihat tidak simetris dan mudah pecah pada sambungan.
- Beton Dasar: Semen Gresik (SIG)
- Perata Lantai: Mortar Utama
Pencahayaan yang diarahkan ke lantai (floor washing) atau penggunaan lampu berdiri (floor lamp) dengan pendaran cahaya ke bawah.
- Lampu: Philips Lighting, Eglare







